Bp Amin & Bp Mandra Berharap Buruh Dekat Dengan Pengusaha

Bp Amin & Bp Mandra Berharap Buruh Dekat Dengan Pengusaha, Bp Amin & Bp Mandra
Dan Info pada hari ini informasi mengenai Bp Amin & Bp Mandra Berharap Buruh Dekat Dengan Pengusaha.

Galuh Mas adalah perusahaan properti terbesar di Karawang berharap peringatan hari buruh internasional atau May Day dapat disikapi dengan cara lain yang lebih positif yakni pendekatan antara pengusaha dan buruh.


Karena, menurut Komisaris Utama PT.Galuh, Amin Supriyadi dan Bp Mandra P Shakti menyatakan peringatan May Day tahun ini selalu diwarnai aksi demo oleh kalangan buruh dengan turun ke jalan. 


Apa sih esensinya ? kita lebih mengutamakan bagaimana hubungan baik dan dekat ini bisa terjalin antara pengusaha dan buruh,Bukan hanya opini belaka yang bisa dibenturkan dari kalangan buruh menyikapi hari buruh,".


Amin Supriyadi Liu pengusaha yang memang terkenal akan jiwa sosialnya mengatakan penguatan hubungan buruh dan pengusaha merupakan tantangan yang harus dihadapi. Menurutnya, penguatan hubungan dapat terwujud dalam beberapa pelatihan seperti:

1. Meningkatkan Soft Skill Buruh
Soft skill penting karena jika sudah tidak bekerja mereka masih ada keahlian yang dipegang dengan mengerjakan hal tersebut.
2. Kompetensi,
Kompetensi merupakan hal yang sama agar buruh bisa terus menjalin pekerjaan hal positif.

Bp Amin Dan Bp Mandra berharap kedepannya dan segera tahun depan peringatan haru buruh bukanlah diisi  dengan demo ke jalan lagi melainkan diisi dengan kegiatan positif dalam hal pengembangan diri.


Hari Buruh tahun depan kami semua elemen harap bukan lagi diisi dengan demo ke jalan namun bagaimana pekerja Indonesia dalam setiap May Day mampu menggambarkan pekerja Indonesia yang produktif, memiliki skill, dan kompetensi. One day Full of activity aja,".

  
Bp Amin mengakui sejumlah tuntutan dari kelompok buruh seperti penolakan PP Nomor 78 tahuun 2015 tentang pengupahan. Pengusaha yang sudah memajukan Karawang ini berharap  buruh juga harus melihat dari kacamata pengusaha. Baginya, dunia usaha perlu kepastian berusaha dengan kebijakan yang ada dan pekerja juga butuh jaminan bekerja. 

"Peran pengusaha adalah bagaimana mensejahterahkan pekerja, buruh perlu jaminan sosial yang layak. Pengusaha butuh juga kepastian hukum, kalau terus berubah itu ribet, kami perlu ada guideline yang bisa menopang kami. Peraturan UU harus bisa mengakomodir sisi pengusaha dan sisi pekerja. Jangan ada lagi ketimpangan,".

Pimpinan PT Galuh Citarum tersebut menilai kondisi ekonomi nasional belum stabil setelah krisis ekonomi global. Sehingga menurutnya, penguatan hubungan buruh dan pengusaha dapat menjaga iklim usaha yang kondusif. Hasilnya nanti akan banyak investor yang datang ke Indonesia.
Baca juga pt galuh mandra p shakti mengadakan seminar.
Share on Google Plus

About Kamal Diva

Author And Services Increase Website
    Comment
    Facebook Comment