Selayang Pandang Kiprah Bisnis Amin Supriyadi Liu

Selayang Pandang Kiprah Bisnis Amin Supriyadi Liu, Amin Supriyadi, Amin Supriyadi Liu
Berikut ini Selayang Pandang Kiprah Bisnis Amin Supriyadi Liu.

perusahaan properti milik Amin Supriyadi lebih dari  10 tahun berkiprah di Karawang, tepatnya di kawasan Telukjambe. 


Lebih dari 10 tahun lalu, tak ada yang pernah membayangkan bakal ada pengusaha yang mau menginvestasikan uangnya untuk membangun perumahan dan pusat bisnis di Karawang, khususnya kawasan Telukjambe. Karena seperti namanya, Karawang hanyalah hamparan rawa-rawa dan Teluk jambe tidak lebih dari hutan dan padang ilalang. Tidak ditemukan bangunan megah di sana selain rumah-rumah sederhana milik penduduk yang terletak di perbukitan.

Namun kini, setelah 15 tahun berlalu, kawasan yang dulu hanyalah rawa-rawa dan padang ilalang bertumbuh menjadi pusat komersial dan residensial terpadu yang menarik banyak investor. Ini semua berkat insting bisnis yang luar biasa tajam dari pengusaha Amin Supriyadi Liu. Kini Galuh telah menjadi ikon kemajuan Karawang.


Amin Supriyadi Liu resmi membangun properti dan pusat bisnis di Karawang sejak tahun 2004 dengan bendera PT Galuh Citarum di atas lahan seluas 180 hektar. Sebagai tokoh filantropis, Amin tidak lantas berpikir untuk mencari untung. 


Untuk itu Bp Amin terlebih dahulu membangun sarana umum, yakni Rumah Sakit tepat di pusat  bisnis dan properti miliknya. Selain rumah sakit, Amin juga menjadikan jalan raya yang tadinya sempit dan berlubang-lubang menjadi jalan yang lebar dan beraspal mulus. Setelah merampungkan sarana umum, barulah Bp Amin Supriyadi Liu membangun kawasan hunian dan pusat bisnis yang terintegrasi bernama Galuh Mas. Satu per satu proyek residensial Galuh Mas dirampungkan, mulai dari Cityview, Metropolis, May Flower, Gardenia Park, Grand Mediterania, Pesona Mediterania, Victorian Residence, dan lain-lain.

Susah untuk dibayangkan, di tengah tanah rawa dengan sebaran penduduk yang masih jarang, Amin Supriyadi Liu berani membangun kawasan residensial yang semestinya lebih dibutuhkan kota-kota seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, atau Depok. Tapi faktanya, satu per satu rumah dari berbagai tipe habis terjual. Di antara banyak tipe rumah yang tersedia, dapatlah disebutkan beberapa tipe, di antaranya dua tipe Barcelona berukuran 38/72 dan New dan tipe New York berukuran 49/49. Dua tipe tersebut dibangun sebanyak 200 unit. “Cityview mulai terjual sejak bangunan belum dibuat dan tanahnya masih mentah,” tutur Mila Maria, Marketing Manager PT Galuh Citarum beberapa waktu lalu.


Bahkan rumah tipe premium, yakni Kaveling Victorian Residence juga meraih sukses. Kaveling ini berukuran 250 meter persegi. “Kluster ini diserbu konsumen,” ujar Maria. Dijelaskan Maria, jika di kluster lainnya Galuh Citarum menetapkan standar disain bangunan, di Victorian Residence konsumen diberikan keleluasaan untuk mendesain sesuai selera mereka. Untuk urusan residensial, sejauh ini Galuh Citarum telah melahirkan belasan properti. Properti residensial terbaru di antaranya kluster River Garden. Seperti produk sebelumnya, kluster di tengah pusat komersial Galuh Mas tersebut laris manis di pasar. Tahap pertama dan kedua terjual habis hanya dalam waktu 24 jam. Ini merupakan pencapaian terbaik penjualan rumah di Galuh Mas.


Untuk menunjang kebutuhan warga Karawang, PT Galuh Citarum mendirikan properti komersial. Berbagai kompleks pertokoan didirikan. Dalam waktu singkat, pertokoan itu menjadi sentra bisnis. Galuh Citarum juga menghadirkan properti raksasa, seperti Karawang Central Plaza (KCP) yang berdiri di jantung Galuh Mas. KCP kini menjadi salah satu ikon Karawang. Selain itu, ada Technomart, Mall Festive Walk, Indoor Theme Park, dan hotel berbintang empat, Hotel Mercure Karawang.


Ada juga Wonderland Adventure Waterpark, wahana liburan keluarga yang berdiri di lahan seluas tiga hektar dengan berragam fasilitas, di antaranya Gorilla Slide atau kolam luncur (flying fox) sepanjang 12 meter. Galuh juga akan melengkapi sarana itu dengan beberapa kolam seperti crazy river, earthquake, dan racer slide. Dari 180 hektar lahan, 80 hektar telah dikembangkan. Lahan yang belum tergarap akan dibangun untuk high rise property seperti apartemen dan office. “Namun kami tetap fokus pada landed house dan commercial,” ujar Heru Mahad, Corporate Communication PT Galuh Citarum.


Beberapa di antara proyek prestisius milik Galuh Mas memang sedang tahap finishing. Namun semua proyek komersial akan beroperasi serentak pada tahun depan. Bahkan pada 2016, Galuh kembali akan menghadirkan beberapa proyek terbaru seperti Galuh Mas Tower, Apartemen Galuh Mas.

Simak juga amin supriyadi dan mandra p shakti.
Share on Google Plus

About Kamal Diva

Author And Services Increase Website
    Comment
    Facebook Comment